Sebabnya Kekecewaan


Renungan pagi

Kecewa

Kekecewaan muncul karena kadang kita memasang harapan terlalu tinggi dari kemungkinan yang bisa diraih.

Memasang harapan yang tinggi itu baik, selama kita terus belajar, saat belum berhasil mencapainya , mampu menyikapi dengan sikap fleksibel dan bangkit lagi untuk mencari jalan lain guna meraih harapan tadi. selamat meraih harapan.

Semoga butiran kata di atas bermanfaat untuk kita semua dan Selamat beraktifitas

Advertisements

5 FAKTA KESUKSESAN DAN 14 FAKTA KEGAGALAN


5 FAKTA KESUKSESAN DAN 14 FAKTA KEGAGALAN

1. Kesuksesan Tidak Ada Kaitannya Dengan Usia Anda
• Nelson Mandela, menjadi presiden pada usia 76 tahun
• Steve Jobbs, menjadi jutawan pada usia 21 tahun
• Kolonel Sanders (KFC), memulai bisnis pada usia. 65 tahun • Winston Churchill, menjadi PM Inggris usia 52 tahun.
• Bill Gates, menjadi orang terkaya di dunia usia 41 tahun
2. Kesuksesan tidak ada kaitannya dengan suku, agama, bangsa, warna kulit dan keturunan. • Obama : Presiden Amerika Serikat saat ini
• Jenderal Colin Powell, Martin Luther King : kulit hitam
• Confusius : anak yatim di Cina
• Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.
3. Kesuksesan tidak ada kaitannya dengan (cacat) fisik.
• Hellen Keller : tuna netra, tuna rungu, penulis dan pendidik terkenal dunia. • Shakespeare : cacat kaki, penulis novel.
• F.D. Roosevelt : terkena polio, presiden 32 AS.
• Beethoven : tuna rungu, komposer musik.
• Napoleon Bonaparte : sangat pendek, wajah tidak menarik, pemimpin pasukan penakluk Eropa.
• Anthony Robbins : Lulusan SMA, kegemukan, merubah persepsi tentang penampilan dan cara diet, menjadi langsing, motivator terkenal dunia.
4. Kesuksesan Tidak Ada Kaitannya Dengan Tingkat Pendidikan
• Thomas Alfa Edison : pendidikan SD, memiliki 2000 hak paten. • Li Ka Shing : berhenti sekolah umur14 tahun, orang terkaya di Hongkong. • Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah
• The Wright Brother : orang biasa dan tidak berpendidikan tinggi, menciptakan pesawat terbang pertama di dunia. • Bill Gates : orang terkaya didunia memulai bisnis setelah lulus SMA.
• Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.
5. Kesuksesan Tidak Ada Kaitannya Dengan Latar Belakang Keluarga
• Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
• Walt Disney : usia 20 tahun pemuda miskin dan tidak terkenal, usia 30 tahun jadi usahawan terkenal. • Abraham Lincoln : lahir dari keluarga miskin
• Napolean Hill : lahir dari keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, jadi guru motivasi terkenal. dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
• Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil, adiknya terlibat obat terlarang.

Mengapa banyak orang gagal? Ada 14 Fakta tentang Kegagalan
1. Tidak ada tujuan/ goal yang tepat, tidak tahu apa yang diinginkan dalam hidup.
2. Tidak pernah mencatat tujuan : hanya di kepala, tidak dikertas atau GoalVisualization atau sarana apapun.
3. Tidak ingin bertanggung jawab atas tindakannya, selalu mencari alasan atau excuse atas kegagalannya.
4. Tidak ada tindakan yang efektif : Banyak rencana, tidak ada tindakan alias No Action Talk Only (NATO).
5. Membatasi diri : menganggap tak berhak sukses karena, terlalu tua, tak punya modal, bawaan keluarga, tempat tak memungkinkan.
6. Malas, tidak mau kerja keras, selalu berusaha menggunakan cara paling mudah, cepat dan hemat waktu, tapi ingin mendapatkan uang paling banyak.
7. Berteman dengan teman-teman yang salah, hidup di lingkungan orang-orang yang gagal. 8. Tidak bisa mengatur waktu alias salah prioritas.
9. Salah memakai strategi atau cara bertindak, tidak mempunyai strategi yang paling baik. Berusaha keras, hasil nol.
10. Kurang pengembangan diri: jarang membaca, mendengar kaset, seminar, mengumpulkan informasi baru dan lain-lain.
11. Tidak ada kesungguhan atau komitmen untuk sukses: mudah putus asa atau menyerah pada waktu menghadapi rintangan. 12. Kurang menggunakan Kekuatan Pikiran Bawah Sadar.
13. Kurangnya hubungan antar manusia yang baik.
14. Sombong dan menganggap diri sendiri paling hebat dan berhenti belajar.

Semoga tulisan ttg fakta kesuksesan dan kegagaln ini bermanfaat untuk kawan2. Tulisan ini diambil dari millis tda depok. Silahkan kunjungi http://ramesiamesin.com thx

Tempaan dan ujian akan membuat kita semakin bernilai


Sepotong besi seharga $2.50,

Jika ditempa menjadi tapal kuda, harganya akan menjadi $5.0

Jika ditempa menjadi jarum, harganya akan naik menjadi $17

Jika ditempa & dibentuk menjadi pisau silet, harganya akan berlipat ganda menjadi $35

Jika dibentuk menjadi jarum penunjuk arloji ROLEX, harganya melonjak lagi menjadi $125.000

Setiap tempaan & pembentukan terhadap besi tsb, akan meningkatkan nilai jualnya.

Lebih banyak ditempa, dipukul, dan dibakar, maka nilainya semakin tinggi.
Demikian juga dgn KITA,
Jika KITA mengalami banyak pembentukan, tempaan & ujian, dan Anda merespon-nya dgn BENAR, maka GREAT CHARACTER yang ada di dlm dirimu akan semakin terbentuk.

Ingatlah, bahwa KITA tidak perlu menjalani kehidupan ini dgn penuh pemikiran negatif & keragu-raguan!

Nikmati saja PROSES-nya,
Responi dgn benar dlm ketaatan & ketulusan, dan biarkan KETEKUNAN itu menghasilkan buah yg matang yg akan membawa PERUBAHAN HIDUP bagi Kita.

Menghampiri Ladang yang Siap untuk Ku tanami


Diantara tangisan dan senyumanku…
Berlari, berjuang dan berharap…
Balajar, membaca dan menyiapkan diri..
Mencari wilayah baru

Tiba-tiba aku dikejutkan
Oleh Tunas baru Cinta

Ia kini ada dihadapan
Dekat sekali
Sangat dekat
Namun ku tak dapat memegangnya
Ada jarak, waktu dan aturan yang membatasiku

Aku sering melihat ladang pertanian,,,
Terhampar luas, dengan berbagai bentuk dan tempat
namun tak membuat hatiku terduduk diam menghampiri
karena aku hanya akan menghampiri
ladang yang siap untuk ku tanami pohon yang akan menjulang tinggi
akarnya menghujam kuat
buahnya tiada henti menghasilkan manfaat

kini ia ada di hadapanku
untuk suatu hari semoga Allah izinkan untuk memilikinya
ia kini masih milik oleh sepasang orang berdarah Kalimantan yang
hidupnya penuh dengan kebijaksanaan dan kasih sayang

1 bulan lagi aku akan mendatangi sang pemilik ladang itu
Ku berharap dengan senang hati ia hendak melepas ladangnya untuk ku
suatu hari akan kudatangi ladang itu untuk bertanya
apakah kamu bersedia menemaniku untuk beramal, berkarya dan menebarkan kebermanfaatan di dunia demi menggapai Ridha Allah SWT ?

-1 Bulan lagih, deg degan gak sih, hihi-

6 Kesalahan Besar Dalam Bisnis

Tags

, , , ,


Dari seratus perusahaan yang berdiri, 50% diantaranya jatuh pada tahun kedua, 80% hilang pada tahun kelima dan 96% tidak bisa merayakan ulang tahun yang kesepuluh. Hanya 4% saja yang bisa lolos menjadi bisnis yang kuat.   Mengapa? Karena ternyata banyak pebisnis yang melakukan kesalahan di dalam bisnisnya. Banyak pebisnis mengira apa yang mereka lakukan itu yang akan membuat bisnisnya bertumbuh dan kuat, tetapi sebaliknya, hal-hal itulah yang membuat bisnisnya tutup.

Ada enam kesalahan besar di dalam bisnis yang menyebabkan sebuah bisnis tidak berumur panjang. Pertama, Obsession with the product. Orang menganggap sukses bisnis itu bermula dari produknya. Semakin unik sebuah sebuah produk maka kemungkinan suksesnya semakin besar. Belum tentu. Ada orang yang menjual sirup jahe, pizza tempe, dll tapi bisnisnya tidak eksis, ada juga yang bisnis nugget sayur, eskrim ubi dan lain2 dengan segala keunikannya tetapi tidak menjadi bisnis yang besar. Faktanya, berapa banyak bisnis yang tutup karena menganggap produk yang unik karena lahir dari sebuah ide bagus. Yang terpenting seberapa banyak produk kita dapat terjual, bukan seunik apa produk kita.

Kedua, Speed. Speed tidak sama dengan growth. Speed itu berarti pertumbuhan bisnis tidak diikuti oleh keterampilan pebisnisnya. Seorang pebisnis itu adalah orang yang ingin segera dibilang sukses, senang dibilang kaya, dan sangat senang dibilang paling pintar dan lain-lain. Karena itu dia ingin membuat usahanya cepat besar dan berkembang. Maka begitu bisnisnya mulai berjalan maka yang ada di pikirannnya adalah segera membuka cabang di mana-mana. Mulailah kasak-kusuk pinjam sana pinjam sini, bank sana bank sini untuk membuka cabang baru.  Nah, apa yang terjadi kemudian? Cabang yang berada di mana-mana itu mulai mengalami masalah satu-satu sampai akhirnya tidak terkendali dan akhirnya crash. Sebuah perusahaan besar itu ibarat kita mengendarai sebuah pesawat F16. Jika kita tidak faham dengan panel-panel yang ada di cockpit maka kemungkinan besarnya pesawat akan crash, atau bahkan tidak bisa terbang sama sekali. Sayangnya, banyak pebisnis tergoda  untuk segera membuat bisnisnya besar tetapi lupa untuk membuat bisnisnya kuat terlebih dahulu.

Ketiga, Technical Success. Banyak orang mengira bahwa orang yang sangat suka dalam hal masak-memasak  akan sukses membuka  restoran. Mereka mengira bahwa sukses bisnis itu bermula dari kemampuan teknis yang dimilikinya itu. Faktanya, banyak orang yang sukses berbisnis restoran justru tidak bisa memasak. Bahkan orang yang sangat ahli dalam hal masak-memasak restorannya yang dibangunnya ambruk dan tinggal cerita. Karena apa? karena uang itu tidak dicetak di dapur tetapi di restoran itu sendiri. Sukses bisnis itu bukan karena kepintaran kita memasak, tetapi bagaimana kita berhubungan dengan pelanggan, membangun tim, mengelola uang dan lain-lain. Maka saya menyarankan jika anda sangat senang memasak jangan membuka restoran karena anda akan berlama-lama di dapur dan lupa mengurus bisnisnya.

Keempat, Irrational exuberance. Terpikat dengan cerita atau terlalu bersemangat dengan sebuah presentasi membuat orang lupa dengan resiko. Padahal banyak yang tidak bisa dilihatnya dalam bisnis yang dipresentasikan Apalagi dia sendiri tidak memiliki kompetensi dalam bisnis yang ditawarkan itu.  Pebisnis pro memutuskan dengan intelektualnya, sementara pebisnis amatir memutuskan dengan emosi.  Dan mereka yang banyak kehilangan uangnya adalah mereka yang memutuskan dengan emosinya karena tertarik dengan hal-hal yang menarik perhatiannya. Orang yang selalu memutuskan bisnis dengan hati, ujung-ujungnya akan sakit hati.

Kelima, Lack of 2nd idea. Sukses masa lalu tidak menjamin sukses masa depan. Orang lupa bahwa costumer berubah, trend berubah, zaman berubah. Namun perubahan itu tidak membuat pebisnis menyesuaikan bisnisnya dengan perubahan. Berapa banyak produk yang dulu merajai pasaran tetapi sekarang tidak kita temukan lagi, karena kekurangan ide untuk menyesuaikan produknya dengan trend perubahan. Dulu obat sakit kepala yang ada di pasar yang rasanya pahit atau asam, namun kini banyak yang rasa apel rasa strawberry. Yang rasanya asam itu sudah tidak ada lagi dipasaran karena tidak bisa menyesuaikan dengan perubahan, lack of 2nd idea. Bisnis itu seperti kita naik sepeda, boleh berhenti mendayung tapi jangan lama-lama agar tidak ambruk. Seorang pebisnis harus selalu engage dengan bisnisnya, selalu memberi perhatian pada bisnisnya. Bisnis yang tidak diperhatikan akan menjadi bisnis orang lain.

Keenam, Run out of cash. Banyak bisnis berjatuhan karena kekurangan uang cash. Karena banyak pebisnis tidak bisa membedakan antara cash dan profit.  Banyak pebisnis menganggap bisnisnya sudah untung dengan melihat profit yang ada pada laporan keuangannyaMaka   banyak pebisnis yang mengadakan pesta karena perusahaan sudah profit dan insentif langsung dinaikkan. Profit itu promise sedangkan cash adalah settlement, uangnya sudah ditangan. Banyak perusahaan yang sale-nya naik, cabang bertambah tetapi uang cash tidak ada dengan kata lain, OCF (operating cash flow) perusahaan itu selalu dalam keadaan minus. Jika OCF perusahaan kita selalu dalam keadaan minus, artinya “kita dalam masalah”. Dan satu-satunya alasan perusahaan kita masih berjalan adalah karena masih ada orang yang mau memberi hutang. Banyak perusahaan yang masih bisa berjalan tanpa profit, tetapi tidak ada perusahaan yang dapat bertahan tanpa cash.

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari enam kesalahan kebanyakan pebisnis yang telah ada. Semoga kita diberikan kekuatan untuk menjadi Pengusaha yang Kuat dan Tangguh. Salam Kemandirian.

==========================================================

Mencari Mixer Roti, Mesin Roti dan Oven Gas dengan Harga Mixer dan Harga Oven Murah? Kunjungi http://Mixerroti.com

Kultwit 3: 8 Karakteristik Kelas Menengah Indonesia

Tags

, ,


Kelas Menengah Indonesia

Berikut sharing saya tentang #8sosok kelas menengah di Indonesia pada pagi hari tadi, untuk lebih asik untuk diskusi silahkan follow @gesafalugon

  1. Selamat pagi kawan, pagi ini ane mau sharing tentang “8 Sosok kelas menengah Indonesia” hasil riset pak @yuswohady sy ambil dari berbagai sumber #8Sosok
  2. Hmm.. sebelumnya sudah sering dengerkan ttg “The middle class” atau kelas menengah Indonesia? Atau ada yg belom tau? #8Sosok
  3. Siapakah yg disebut kelas menengah? Ada yang mau ngasih jawaban? #8Sosok
  4. Menurut Bank Dunia, gol. ini terbagi 4 kelas: Pendapatan US$2-US$4 or Rp1-1,5juta/bulan (38,5 %). Kelas pendapatan US$4-6 or  Rp1,5 -2,6 juta/bulan (11,7%)…
  5. … Kelas berpendapatan US$6-US$10 atau Rp2,6-5,2 juta/bulan (5%) serta gol. menengah brpendapatan US$10-US$20 atau Rp5,2-6 juta perbulan (1,3%) #8Sosok
  6. jumlah kelas menengah di Indonesia tumbuh pesat dlm kurun waktu 10 tahun terakhir. Pd 99 baru 25% or 45 jutajiwa, namun 10 thn kemudian melonjak jadi 42,7% or 93 jutajiwa. #8Sosok
  7. Sedangkan jumlah penduduk miskin berkurang dari 171 juta jiwa menjadi 123 juta jiwa. #8Sosok
  8. golongan menengah merupakan fenomena yang dominan di perkotaan. Kelas menengah terdiri dari sebagian besar adalah profesional di sektor jasa dan industri serta pengusaha. #8Sosok
  9. Dari sisi demografi, gol. menengah cenderung memiliki ukuran keluarga relatif kecil. #8sosok
  10. Mereka umumnya juga memiliki mobilitas tinggi dalam hal pekerjaan & tempat tinggal. #8Sosok
  11. Kalangan menengah juga lebih cenderung menghabiskan dana untuk pendidikan dan layanan kesehatan yang berkualitas. #8Sosok
  12. Kalangan ini juga memiliki dampak terhadap ekonomi, yaitu adanya lonjakan permintaan, bahan makanan menjadi barang tahan lama. #8Sosok
  13. Namun di saat bersamaan, meluasnya kalangan menengah juga menimbulkan hal-hal negatif.  #8Sosok
  14. Krisis makanan akan muncul serupa yang terjadi di berbagai negara dengan pertumbuhan kalangan menengah tinggi.
  15. Permintaan pangan dan energi akan meningkat. Dan tidak akan ada lagi masa harga pangan murah. Kalangan bawah akan sangat rentan terhadap kenaikan harga. #8Sosok
  16. Ironisnya, kalangan menengah Indonesia juga masih sangat bergantung pada subsidi dan baru sebagian kecil yang membayar pajak. #8Sosok
  17. Tanda2 yg terlihat jelas pertembuahan gol. mengenah: bioskop, mall dan pusat perbelanjaan, cafe2 mahal hampir setiap hari ramai dikunjungi para pengunjung
  18. Naik pesawat sekarang tidak sesepi dahulu, hampir semua orang punya hape bahkan byk yg hapenya lebih dari 1. #8Sosok
  19. Dan macetnya jalan2 karena hampir smua keluarga punya motor bhkan mobil jg menjadi salah satu pertanda kelas menengah kita menggeliat. #8Sosok
  20. Klo menurut hasil riset pak @yuswohady dlm majalah SWA edisi8 bulan April lalu. ada 8 karakteristik kelas menengah di Indonesia. #8Sosok
  21. PertamaThe Aspirator. Wajah kelas menengah ini mewakili karakter idealis, memiliki tujuan, serta menjadi influencer terhadap komunitasnya. #8Sosok
  22. Kalangan ini umumnya hadir dari kalangan profesional mapan yang sangat melek terhadap informasi, serta peduli terhadap kondisi sosial, budaya, ekonomi dan politik. #8Sosok
  23. Merek-merek seperti The Bodyshop, Periplus, TV One, Polygon merupakan contoh merek yang diadopsi oleh tipe ini. #8Sosok
  24. Kedua, The Perfomer. Kalangan ini diwakili kalangan profesional serta entrepreneur yang terus berusaha mengejar karier (self-achievement). #8Sosok
  25. Relatif tidak mudah puas, bermotivasi tinggi dan cenderung risk-taker. Seringkali melihat peluang sebagai tantangan yang harus dijalani. #8Sosok
  26. Merek-merek seperti C-1000, Smart FM, Metro TV, Telkom Speedy merupakan contoh merek yang diadopsi oleh layer kelas menengah ini. #8Sosok
  27. KetigaThe Expert. Tipe ini diwakili orang yang selalu berupaya menjadi ahli di bidangnya.
  28. Memiliki sifat kekeluargaan yang tinggi. Serta menjunjung tinggi norma-norma sosial dan kekeluargaan. #8Sosok
  29. Merek-merek yang mewakili layer ini seperti Produk unit Link, Garuda Indonesia, Toyota Camri, Tabloid Otomotif. #8Sosok
  30. KeempatThe Climber. Karakter tipe ini sangat economic-oriented. Risk taker dalam karier, serta menilai penghargaan dalam karier itu merupakan hal penting. #8Sosok
  31. Umumnya segmen ini terdiri dari karyawan level menengah/supervisor.
  32. Layer ini biasanya menggunakan merek2 seperti Lion Air, Toyota Avanza, majalah Femina, Adira Finance, Majalah Info Franchise, dll. #8Sosok
  33. KelimaTrend Setter. Konsumen menengah ini berkarakter sedikit jarang bersosialisasi, jarang meng-up-date informasi, tetapi kemampuan finansialnya lumayan tinggi.
  34. Keinginan untuk dikagumi teman sebaya cukup tinggi. Tipe kalangan ini banyak dihuni tipe pekerja yang baru pertama kali “merasakan” bekerja (first Jobber) #8sosok
  35. atau mahasiswa/pelajar yang berasal dari golongan menengah ke atas. #8Sosok
  36. Starbucks, iPad/iPhone, Mizone, Majalah Kosmopolitan, Honda Jazz merupakan contoh merek yang diadopsi kelompok ini. #8Sosok
  37. KeenamThe Follower. Tipe ini perilakunya sangat digerakkan oleh kondisi lingkungan sekitarnya.
  38. Ekspresi diri diejawantahkan dalam barang-barang bersifat life-style. Kalangan ini banyak diwakili mahasiswa dan anak-anak SMA.
  39. Merek-merek seperti 7 Eleven, Honda Scoopy, Majalah Hai, Samsung Galaxi Tab adalah merek-merek yang akrab di kalangan ini. #8Sosok
  40. KetujuhThe Settler. Kelompok ini mapan secara ekonomi dan finansial, karena umumnya kelompok ini berasal dari kelompok pedagang yang sukses. #8Sosok
  41. Tetapi dalam pengelolaannya cenderung bersikap konservatif. Kelompok ini biasa terkoneksi dengan merek seperti Dji Sam Soe, Hotel Santika, produk-produk Bank Syariah, Tabloid Nova.
  42. KedelapanThe Flower. Tipe ini bisa dikenali dengan kurangnya mengikuti perkembangan teknologi. Menjalani kehidupan mengalir seperti apa adanya. #8Sosok
  43. Menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual serta menjadikan keluarga menjadi dunianya.
  44. Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Ibu Rumah Tangga mendominasi kelompok menengah tipe ini. #8Sosok
  45. Karena era saat ini adalah era kelas menengah, pemahaman yang komprehensif tentang kelompok ini amatlah penting,
  46. lebih-lebih bila Anda akan punya bisnis dg segmentasi konsumen kelas ini.
  47. Jadi menyiapkan materi manuver bisnis yang cocok untuk segmen yang akan dibidik merupakan hal penting yang perlu dilakukan. #8Sosok
  48. Semoga dengan info ini, sedikit banyak tergambar bagaimana menyusun strategi bisnisnya.
  49. Jadi, kalangan kelas menengah segmen mana yang hendak Anda bidik??? #8Sosok
  50. Silahkan jika ada yang ingin bertanya atau berdiskusi atau ada yang mau koreksi, terima kasih. ^^

One and Only


You’ve been on my mind
I grow fonder every day,
Lose myself in time
Just thinking of your face
God only knows
Why it’s taken me so long
To let my doubts go
You’re the only one that I want

I don’t know why I’m scared, I’ve been here before
Every feeling, every word, I’ve imagined it all,
You never know if you never try
To forgive your past and simply be mine

I dare you to let me be your, your one and only
Promise I’m worthy to hold in your arms
So come on and give me a chance
To prove that I’m the one who can
Walk that mile until the end starts

If I’ve been on your mind
You hang on every word I say
Lose yourself in time at the mention of my name
Will I ever know how it feels to hold you close?
And have you tell me whichever road I choose you’ll go

I don’t know why I’m scared ’cause I’ve been here before
Every feeling, every word, I’ve imagined it all,
You’ll never know if you never try
To forgive your past and simply be mine

I dare you to let me be your, your one and only
I promise I’m worthy to hold in your arms
So come on and give me a chance
To prove that I’m the one who can
Walk that mile until the end starts

I know it ain’t easy
Giving up your heart
I know it ain’t easy
Giving up your heart

(Nobody’s perfect, trust me I’ve learned it)
I know it ain’t easy, giving up your heart
(Nobody’s perfect, trust me I’ve learned it)
I know it ain’t easy, giving up your heart

I know it ain’t easy
Giving up your heart
I know it ain’t easy
Giving up your heart

So I dare you to let me be your, your one and only
I promise I’m worthy to hold in your arms
So come on and give me a chance
To prove that I’m the one who can
Walk that mile until the end starts
Come on and give me a chance
To prove that I’m the one who can
Walk that mile until the end starts.

Kamu (3)


Aku tak tahu pesonanya yang memikat atau akalku yang tak di tempat

“Cinta yang belum dewasa berkata aku mencintaimu karena aku membutuhkanmu, Cinta yang telah dewasa berkata aku membutuhkanmu karena aku mencintaimu”

beginilah cinta Indahnya tak pernah berakhir….. n___________n

Renungan: Bisnis Jalan, Pengusahanya Banyak Gaya


Bisnis Jalan, Pengusahanya Banyak Gaya.

Ini cerita tentang pengusaha di negeri AntahBerantah. Di sana sedang terjadi euphoria wirausaha. Dimana-mana orang ingin jadi pengusaha. Di kantor, di pinggir jalan, di dekat masjid, di rumah, dimana-mana orang ingin jadi pengusaha. Di milis, orang jualan. Di forum-forum internet orang juga jualan. Di facebook dan twitter juga. Di Grup BB, apalagi. Via SMS, ga mau kalah.

Orang yang hampir pensiun, ingin jadi wirausaha. Lumayan pesangonnya besar, sayang kalau cuma dihabiskan begitu saja. Begitu alasannya.

Orang yang sudah mapan bekerja, merasa tidak nyaman, dan berkata,“kayaknya lebih enak wirausaha.” Waktu lebih bisa diatur, masuk kantor bisa semau saya. Ga ada yang ngatur-ngatur. Bangun tidur bisa siang-siang. Dan segudang alasan lainnya.

Suami yang melihat istrinya bekerja di kantor, meminta istrinya resign.“Sudah, kamu bekerja saja dari rumah. Work at Home Mom, saja ya.., biarlebih banyak waktu untuk anak-anak kita” kata suaminya.

Yang lebih parah, suami yang melihat istrinya “menganggur” di rumah (padahal kan kerjaan istri di rumah banyak sekali ya..), dimodali untuk memulai wirausaha. “Coba kamu cari penghasilan sampingan deh. Nanti kalau penghasilan dari usaha itu sudah lebih dari gaji saya, saya resign untuk bantu membesarkan usaha itu. Gimana?” Begitu kata suaminya. Bener-bener deh..

Orang yang lulus kuliah, tidak mau jadi pegawai. Harus jadi pengusaha semua. Sekarang gak keren kalau bekerja di tempat orang lain. Lebih keren jadi pengusaha.

Orang yang baru masuk kuliah, eh dipaksa-paksa sama seniornya harus jualan. “Kamu harus punya usaha. Karena jadi pengusaha masa depan cerah,” Kata seniornya. Mudah-mudahan saja orang yang baru masuk kuliah tersebut, tetap rajin kuliahnya dan tetap berprestasi. Kalau tidak, masuknya ke pembahasan, “Bisnisnya jalan, Kuliahnya berantakan”, hehe..

Eh, bahkan anak TK, dan SD, anak bau kencur, sudah disuruh jualan. Ada orang tua yang nitipin dagangannya sama anaknya untuk dijual ke teman-temannya. “Kalau untung, nanti dibagi dua sama ibu ya Kak, kan ibu investornya..” kata ibunya sambil menjelaskan enaknya punya penghasilan sendiri. Ada juga yang pulang sekolah, langsung ke toko pamannya untuk magang. Canggih ya..

Itulah sekilas tentang euphoria wirausaha di negeri antah berantah. Menarik sekali ya.. Dimana-mana diselenggarakan seminar wirausaha. Mulai skala RT sampai skala nasional. Mulai dari yang gratisan sampai yang berbayar puluhan bahkan ratusan juta. Mulai dari yang lesehan di pinggir danau (biar lebih asri dan ramah lingkungan, katanya), sampai yang diadakan di kapal pesiar. Bahkan ada yang mengadakan seminar sambil Umroh.. “Ilmunya dapet, ibadahnya juga dapet..,” begitu katanya.

Bisnis kartu nama juga jadi menggeliat. Karena setiap orang bisa punya 3-4 usaha. Jadi setiap orang minimal harus punya 3-4 kartu nama yang berbeda. Belum kalau istrinya ikut mengelola usaha, kan harus ada kartu namanya juga, jadi order double deh.. Nanti mengeluarkan kartu namanya, tergantung mau ketemu siapa. Ketemu si A, keluarkan kartu nama usaha yang nomor 3. Ketemu si B, keluarkan kartu nama usaha yang nomor 1. Dan seterusnya, mantap kan?

Nah, kalau di Indonesia sedang ramai istilah “Bisnisnya Jalan, Pengusahanya Jalan-jalan”, sementara di negeri AntahBerantah ini yang lagi populer adalah “Bisnisnya Jalan, Pengusahanya Banyak Gaya”. Apa itu maksudnya? Maksudnya, di negeri AntahBerantah, setelah seseorang berwirausaha, banyak perubahan yang terjadi pada diri orang tersebut. Jadi lebih banyak gayanya. Jadi lebih bertingkah. Kita lihat indikasinya dibawah ini.

1. Lebih Malas.
Dulu ketika bekerja sama orang, subuh sudah bangun, dan siap-siap berangkat kerja. Pulang kerja baru jam 9 malam sampai rumah. Sekarang sudah jadi pengusaha, gayanya beda. Habis subuh tidur lagi, bangun jam 8. Olahraga, cari sarapan, mandi, jam 10.30 baru sampai tempat usaha. “Kan sudah ada karyawan..” begitu alasannya. Jam 12 sudah siap-siap makan siang. “Hari ini makan siang dengan beberapa teman SMA nih”. Jadi jam 3 baru sampai kantor lagi. Jam 5, pegawai pulang, dia ikut pulang juga. “Enak jadi pengusaha, ga ada yang marahin,” begitu gumamnya. Ampuun dah..

2. Gaya hidup naik (lebih boros).
Dulu waktu jadi karyawan, kemana-mana cukup pakai motor. Sekarang, keuntungan belum seberapa, sudah mikir mau kredit mobil. “Mobilitas sy sebagai pengusaha sudah tinggi,” katanya. Dulu, kalau makan siang bawa bekal dari rumah. Atau kalau tidak bawa, yah beli di warteg lah, atau nasi padang. Sekarang kalau makan, harus di mall, café, atau restoran. “Beda dikit aja kok sama warung padang, tapi suasananya itu lho..,” katanya.
Kalau dulu, jalan-jalan paling keliling-keliling kota saja. Atau paling keren ke mall. Kalau sekarang, jalan-jalan mesti ke luar kota. Yogya, Bali, bahkan ke luar negeri. “Refreshing,” katanya. Setelah di hitung-hitung oleh istrinya (sebagai partner bisnis dan direktur keuangan), biaya hidup naik lebih besar dari keuntungan bersih bulan ini. Nah lho..

3. Kurang Sabar
Ingin bisnisnya cepat besar. Rasanya OK banget gitu kalo punya buanyak cabang. Akhirnya sradak sruduk cari mitra. Tidak ada seleksi ketat lagi. Lokasi di gang sempit yg jarang dilalui orang pun diberikan hak menjadi mitra. Ujungnya sudah ketebak. Sukses dalam 1 bulan! Sukses tutup, maksudnya. Ada juga orang yg super sibuk minta jadi mitra, dikasih juga. Ujungnya sudah ketebak, setelah 3 bulan dia lupa kalau pegang cabang kita.. Pada akhirnya banyak cabang yang tutup, citra kita bukan makin bagus kan? Ingin punya banyak cabang, tapi fondasi gak dikuatin. Sistem tidak dibuat. SDM tidak dididik, seleksi mitra tidak ketat. Ibarat naik tangga, dari anak tangga ke-1 ingin langsung ke anak tangga ke-10..

4. Selalu tergoda untuk terjun ke bisnis orang lain (kurang fokus) Rumput tetangga kelihatan lebih hijau dari rumput halaman sendiri. Orang yang bisnis fashion, ingin bisnis kuliner. Orang yang punya bisnis kuliner, bilangnya “kayaknya enak nih bisnis konveksi.” Melihat orang bisnis website, dia ikut-ikutan bisnis website. Padahal bukan core competence nya. Akibatnya, kerjaan tidak beres, dimarah-marahin orang, bisnis utama dia yang lama malah tidak terurus. Hadeeeh..

5. Tidak mau belajar
Mentang-mentang sudah jadi owner, semua pekerjaan diserahkan kepada karyawan. Tidak mau belajar manajemen SDM. Tidak mau belajar bagaimana marketing yg inovatif, customer service yang baik, mengelola pasukan sales dll. Tidak mengerti bikin dan baca laporan keuangan. Belum lagi bicara strategic management, mau sebesar apa bisnis kita 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun kedepan. “Kan ada karyawan..”, kilahnya. Kalau karyawannya kabur, baru deh kelimpungan..

6. Senang tampil dan makin narsiss
Yaa gitu deh.. Sudah jelas kan? Hehe..

7. Silakan tambahin usulan sendiri..
Demikianlah pengusaha di negeri Antah Berantah. Mudah-mudahan tidak terjadi di Indonesia ya.. Aamiin

NB. Ini sebenarnya hasil refleksi dan evaluasi diri sendiri..

Regards,
Sumber dari millist

Kamu (2)


Sajak malam, menikmati tenang dalam sepi
Semua orang punya sisi diri
dalam berbagi ataupun mencintai
dalam memberi sebuah arti hati
Aku pun begitu
Terkadang aku lupa mencintai diri sendiri
disaat aku benar-benar terlalu mencintai…
Kamu…

Sajak malam, menemani hari dalam getir
Membuat terjatuh dan berfikir
Berfikir terlalu dalam, menghasilkan sebuah khawatir
aku pun begitu
Terkadang aku benar-benar khawatir
ketika aku tahu kamu tanpa cacat dan cela
membuat aku tak punya alasan untuk melupakanmu
dengan seribu alasan untuk meninggalkanmu
menyisakan satu alasan untuk memiliki..
Kamu..

Sajak malam, memunculkan harap ketika rindu
Harap kalbu dalam cemburu
Aku pun begitu
Terkadang aku benar-benar cemburu
Cemburu karena banyak hal apapun itu
Banyak hal tak butuh alasan
dan memang cemburu tak butuh alasan
dia datang dengan sendirinya
dia mengacaukan hati se-mau-nya
dan se-mua-nya..
semuanyaaa…
Hingga tak dimengerti logika
Hingga puisi ini tercipta untuk..
Kamu..

dan kini aku tahu, aku salah.