Sajak malam, menikmati tenang dalam sepi
Semua orang punya sisi diri
dalam berbagi ataupun mencintai
dalam memberi sebuah arti hati
Aku pun begitu
Terkadang aku lupa mencintai diri sendiri
disaat aku benar-benar terlalu mencintai…
Kamu…

Sajak malam, menemani hari dalam getir
Membuat terjatuh dan berfikir
Berfikir terlalu dalam, menghasilkan sebuah khawatir
aku pun begitu
Terkadang aku benar-benar khawatir
ketika aku tahu kamu tanpa cacat dan cela
membuat aku tak punya alasan untuk melupakanmu
dengan seribu alasan untuk meninggalkanmu
menyisakan satu alasan untuk memiliki..
Kamu..

Sajak malam, memunculkan harap ketika rindu
Harap kalbu dalam cemburu
Aku pun begitu
Terkadang aku benar-benar cemburu
Cemburu karena banyak hal apapun itu
Banyak hal tak butuh alasan
dan memang cemburu tak butuh alasan
dia datang dengan sendirinya
dia mengacaukan hati se-mau-nya
dan se-mua-nya..
semuanyaaa…
Hingga tak dimengerti logika
Hingga puisi ini tercipta untuk..
Kamu..

dan kini aku tahu, aku salah.