Kita Butuh Kedamaian yang Indah

Kedamaian berarti bila di tengah-tengah permasalahan yang ada semuanya itu tetap ada ketenangan di hati kita

Ada seorang raja yang menginginkan sebuah lukisan tentang kedamaiaan. Ia akan memberikan hadiah yang banyak pada seniman yang dapat membuat lukisan terbaik tentang kedamaiaan. Banyak seniman yang mencoba untuk membuatnya. Raja melihat semua lukisan itu. Tetapi hanya ada dua yang ia suka, dan ia harus memilih salah satu di antaranya. Salah satu lukisan itu menggambarkan danau yang tenang. Danau itu bagaikan cermin yang sempurna bagi gunung-gunung yang menjulang tinggi di sekelilingnya. Di atasnya langit biru dengan awan putih di sana-sini. Semua orang yang melihatnya akan berpendapat bahwa itulah lukisan yang sempurna tentang kedamaian.

Lukisan yang kedua juga menggambarkan gunung-gunung yang tinggi dan tegak tetapi gunung-gunung itu tampak angkuh dan kasar. Di atasnya langit hitam berawan gelap dengan halilintar. Di bawahnya ada air terjun yang airnya bergejolak. Tampak tak ada kedamaian sama sekali. Tetapi di belakang air terjun itu ada sarang burung. Di dalamnya duduk seekor induk burung yang sedang memberi makan pada anak-anaknya dengan penuh kedamaian di antara riak gejolak air.

Lukisan yang mana yang akan Raja pilih?

Ternyata Raja memilih lukisan yang kedua. Sebuah lukisan yang tak menampakkan sebuah kedamaian visual. “Karena,” kata raja, “damai bukan berarti tempat yang tidak ada kegaduhan, keributan, permasalahan dan kerja keras. Kedamaian berarti bila di tengah-tengah permasalahan yang ada semuanya itu tetap ada ketenangan di hati kita. Itulah makna sejati kedamaian.” Sebuah kedamaian yang indah.

Hari ini teramat banyak permasalahan yang menimpa bangsa Indonesia. Kemiskinan, kelaparan, kebodohan, bencana alam, kriminalitas, pornografi dan lain-lain. Seakan-akan permasalahan ini tidak akan pernah pergi dari bangsa kita. Hal ini membuat kita berpikir bahwa disini tampak tak ada kedamaian sama sekali. Setiap hari banyak sekali masalah. Masalah-masalah ini membuat orang menjadi stress. Kebanyakan orang yang stress itu memilih untuk bunuh diri sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Ini jelas-jelas pemikiran yang salah total. Tetapi faktanya banyak sekali orang yang bunuh diri setiap tahunnya hanya karena masalah-masalah yang sepele: tidak bisa membayar uang Sekolah, tidak mendapat uang jajan dari orang tuanya, putus dengan pacar, dan masalah-masalah yang sangat cengeng lainnya. Sungguh miris sekali hal sekeceil ini bisa membuat orang nekat sampai bunuh diri. Jadi pantaslah kalau ada yang bilang bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa bermental tempe, bangsa yang bermental pengeluh. Sedikit kerja banyak mengeluh bahkan tidak bekerja pun banyak mengeluh.Bagaimana mungkin kedamaian bisa hadir disini.

Kedamaian yang menentukan kita sendiri. Kedamaian berarti bila di tengah-tengah permasalahan yang ada semuanya itu tetap ada ketenangan di hati kita. Ketenanganlah yang membuat hidup kita bisa damai. Masalah-masalah kita tidak akan pernah selesai sampai kita meninggal dunia. Karena Haakikat hidup adalah ujian yang penuh masalah. Dari masalah satu ke masalah yang lain. Dari masalah yang kecil ke masalah yang besar. Dari masalah yang mudah sampai masalah yang sukar. Tetapi yakinlah bahwa Allah tidak akan pernah membebani seseorangpun dengan masalah-masalah yang tidak sanggup kita jalani. Keyakinan kepada Tuhan lah yang membuat hidup kita bisa menjadi tenang. Hanya itu syarat agar kita bisa tenang. Yakin pada Tuhan kita bahwa apapun yang terjadi bahwa inilah yang terbaik buat kita. Karena Sesungguhnya bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Bersama kesulitan pasti ada kemudahan.