Serangan Israel terhadap jalur Gaza tanggal 27 Desember 2008 kemarin membuat 208 orang syahid dan melukai 700 orang lainnya. Israel pun telah mendeklarasikan bahwa serangan ini takkan singkat.  Ini merupakan serangan tak seimbang dari pihak Israel terhadap Palestina, dan sejarah telah mencatat bahwa Israel selalu curang. Palestina kita, masih dalam peperangan. Ratusan syuhada menjemput syahid setiap harinya , mereka bersuka cita menyambut jihad, bersegera ingin menjumpai Rabbnya.

Israel takkan pernah menang, para mujahid takkan menyerah!

“Kami tak akan meninggalkan tanah air kami. Kami tak akan mengibarkan bendera putih dan tak akan berlutut kecuali pada Tuhan,”

“Ada darah di mana-mana, banyak yang terluka dan menjadi martir di tiap rumah dan tiap jalan. Gaza hari ini dihiasi darah. Martir itu bisa bertambah dan bisa lebih banyak lagi yang terluka. Tapi Gaza tak akan pernah hancur dan tak akan pernah menyerah,”

-Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas-

Mereka bisa diracun di udara

Mereka bisa terbunuh di trotoar jalan

Mereka bisa dibuat menderita

Mereka bisa dibuat tak bernyawa

Tapi Mereka tak pernah mati

Tapi Mereka tak berhenti

Rakyat Palestina telah memberikan jiwa mereka untuk Allah SWT, mereka membuktikan janji perjuangan. Lalu kita kawan? Yang terpisah ratusan kilometer dari Palestina, yang  tak mengalami langsung sebuah peperangan, apa yang bisa kita lakukan untuk Palestina?

Untukmu jiwa dan darah kami Wahai Al-Aqsho tercinta   Untukmu, Palestina tercinta, Kami penuhi panggilanmu Untukmu, Al-Aqsho yang mulia, Kami kan terus bersamamu