TAHUKAH bahwa semua manusia pasti akan sangat menyesal setelah dia mati meninggalkan dunia ini, tidak ada yang terkecuali, apakah dia orang bai, orang yang sholat, orang yang zakat dan infaq, atau orang jahat, koruptor, atau apakah dia laki-laki, apakah dia perempuan, semuanya pasti merasakan penyesalan yang luar biasa setelah mati.

Kenapa bisa begitu?

Itu tidak lain dan tidak bukan Karena setelah manusia berada didalam kubur atau alam barzah sana, diperlihatkan dengan sangat jelas oleh Allah SWT akibat dari amal perbuatannya selama masih hidup. Orang yang baik, menyesal karena semasa hidup masih kurang melaksanakan sholat-sholat sunnah, orang yang zakat atau infaq menyesal kenapa semasa hidup hanya berzakat 2,5 persen saja, kenapa tidak 50 persen atau lebih. Apalagi orang jahat selama hidupnya, para koruptor, merasa sangat menyesal yang luar biasa, karena diperlihatkan oleh Allah SWT gambaran siksa yang akan diterima setelah hari Penghisaban.

Demikian penyesalan para lelaki, mereka menyesal kenapa selama masih hidup tidak betul-betul melaksanakan tugas tanggung jawabnya terhadap keluarga, istri dan anak-anaknya. Sebaliknhya kaum perempuan sangat menyesal karena selama masih hidup tidak bener-bener melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya terhadap suami dan anak-anaknya.

Penyesalan itu terjadi Allah SWT pada saat itu memperlihatkan kepada mereka betapa besarnya pahala yang diterima akibat dari perbuatan baik. Hanya menyingkirkan duri dari jalan akan mendapatkan pahala yang sangat besar, menurut perhitungan semasa hidup manusia ,rasanya tidak logis, karena tidak seimbang pahala yang diterima dengan rasa capek pada saat menyingkirkan duri tersebut, atau bersedakah seribu rupiah akan meihat ganjaran pahala yang berlipat ganda dan tak terbayangkan pada saat masih hidup, mungkin akan dibalas oleh Allah SWT dengan satu juta, atau bahkan satu miliar balasan yang diberikan oleh Allah SWT. Oleh karena itu orang baik, orang yang sholat, orang yang zakat dan infaq, setelah mati itu sangat menyesal, kenapa dia berbuat baik sebegitu saja semasa hidup.

Namun sebaliknya, para koruptor, maling, tukang gossip/ghibah, orang fasik atau munafik, sangat menyesal kenapa semasa masih hidup melakukan itu semua. Mereka sangat menyesal karena melihat betapa dahsyatnya azab yang akan menimpa mereka. Bayangkan, hanya mengambil/mencuri sebiji jambu milik tetangga saja, siksa yang akan diterima luar biasa mengerikan, tidak sebanding rasanya dengan harga sebiji jambu yang diambil tanpa ijin tersebut, apalagi azab yang diterima karena meninggalkan sholat, korupsi dan perbuatan dzalim serta jahat lainnya.

Makanya, kalau bisa mereka minta ditunda kematiaannya barang sejenak untuk berbuat baik, tapi kematiaan tidak bisa ditunda atau dimajukan walau sedetik saja.Wallahu ‘alam bishowab…