“ya udah kita break sholat maghrib dulu ya…nanti rapat kita lanjutin jam 6 lewat 10”

kurang lebih begitu yg diucapkan Kahim MTM ITB (M.Hamzah) sebagai pemimpin rapat pelantikan kaderisasi setelah mendengar alunan adzan…

lalu kami bergegas ke mushola IF, ketika sampai disana aku menaruh tas pinggangku didalam mushola dan aku meninggalkannya untuk berwudhu, tanpa ada sedikit prasangka pun..

“Allahu akbar”,

aku memulai sholatku dg meng-Akbar-kan Allah..yah memang Dia lah yg pantas di Akbarkan

ketika sholat berlangsung, entah knp aku terpikirkan dg tas pinggangku, astaghfirullah…aku belum mengambilnya…tas itu masih kutaruh didekat pintu Mushola….lalu aku mendengar suaru resleting tas kebuka….ingin rasanya ku menoleh….tapi….

Astaghfirullah, kenapa ketika sholat aku tidak khusyu??

“Ya Allah ampuni aku, Aku hanya HambaMu yg penuh salah dan dosa”

dan setelah sholat selesai aku buru2 menghampiri tasku…

Masya Allah,ternyata benar dugaanku. Dompet didalam tasku telah lenyap, beserta uang didalamnya, beserta ATM,KTP,KTM dan kartu2 lain didalamnya…bersama uang2 lama yg sedang ku koleksi…

Fiuh…

SEDIH dan KESAL….tapi

Aku hanya bisa bersyukur…

Untungnya aku tidak menaruh Handphone ku ditas itu, untungnya tasku ga diambil juga, dan masih banyak keuntungan lainnya….yang jelas2 HARUS aku syukuri…iya juga seh….

Aku hanya bisa berbaik sangka (husnudzon)…

Hidup itu pilihan, mau baik sangka atau beburuk sangka itu terserah kamu, tapi pada keduanya ada perbedaan, Allah memeriintahkan untuk berbaik sangka dan melarang untuk berburuk sangka, dan semua yang Allah perintahkan PASTI ada hikmah dan kebaikannya, cuma kadang kita terlalu kerdil untuk memahaminya, iya juga seh…

Aku harus berpikir…

yuph, karna berpikirlah yang membedakan kita dengan hewan, tapi inget…berpikirlah dg akal dan hati nurani. Ulah bawa2 nafsu atuh,hehehehe….dan aku berpikir bahwa ternyata selama ini aku lupa sodaqoh, terlalu boros dan berlebih-lebihan, terlalu sering bolos QL (maapin aku Ya Allah), dan jarang tilawah…..huh, pantes aja Allah ngasih peringatan, wong Ruhiyahmu ancur gtu ges…hohoho..jadi malu

biarlah…dompetku dan semua isinya hilang…asalkan Hatiku masih untuk Mu Ya Allah…

——————————–

NB: Jazaakumullahu ahsana jazaa buat Akh Hamda yg udah nemenin diskusi tentang permasalahan2ku serta memberi solusi kongkret dan buat “Dodont” yg udah mau minjemin duitnya untukku melanjutkan hidup esok hari…(hahahha…lebay)…btw besok kau masih bisa makan kan??