Aku Ingin menjadi Pemimpin yang sukses

 

Ketika kita berazzam dan bertekad untuk menjadi seorang pemimpin yang sukses, maka ada aturan2 atau syarat-syarat yang harus dijalani, diantaranya :

  1. Mempunyai visi yang jelas, seorang pemimpin benar-benar sangat dituntut untuk memiliki tujuan atau visi yang jelas yang ingin dicapai oleh organisasinya ataupun dirinya sendiri, jika tak ada visi maka hanya akan menjadi orang yang bekerja tanpa arah dan kejelasan, maka akan sangat  mudah digoyangkan dan dihancurkan.
  2. Dapat memberi inspirasi bagi orang lain, dalam sebuah organisasi adanya seorang teladan sangat diharapkan untuk menjadi penyemangat dalam arah gerak organisasi tersebut. Peran ini adalah tanggung jawab seorang pemimpin, dimana ia harus bisa menjadi inspirasi bagi kawan-kawannya.
  3. Dapat berkomuniksi lisan dengan baik, komunikasi adalah suatu hal yang tidak pernah lepas dari kehidupan sosial kita, ketika kita ingin bersosialisasi dengan baik kepada orang lain, maka kita dituntut dapat berkomunikasi dengan baik pula. Baik atau buruknya komunikasi pemimpin terhadap rekan-rekannya dapat mempengaruhi kinerja dari rekan-rekannya. Ketika pemimpin memberi arahan dengan tegas, ramah dan penuh empatik kepada rekan-rekannya, akan sangat berbeda dampaknya ketika pemipin itu memberi arahan dengan kasar, tidak jelas dan marah-marah. Ini semua akan berdampak pada hasil kinerja rekan-rekannya dan juga hubungan antara mereka.
  4. Tahan terhadap keadaan-keadaan genting, Pemimpin itu harus kuat, tahan banting, tidak mudah panik dan putus asa.
  5. Dapat memotivasi diri dan orang lain, Setelah kita mempunyai visi, maka kita harus mengejar agar visi kita itu tercapai. Dalam pencapaiannya akan banyak sekali rintangan dan halangan yang siap melemahkan bahkan menghancurkan. Dibutuhkan motivasi yang kuat untuk melewati itu semua. Seperti halnya iman, motivasi pun kadang naik dan turun, disinilah peran pemimpin dituntut untuk bisa memotivasi dirinya terlebih dahulu dan memotivasi kawan-kawannya kemudian.

 

Mungkin terkadang kita bingung, apa benar kita sudah menjadi seorang PEMIMPIN atau ternyata kita hanya seorang BOSS. Pertanyaan seperti ini biasanya akan sering keluar ketika kita sudah mendapat amanah atau jabatan kepemimpinan formal dimanapun dan apapun. Terlebih ketika kita sudah memiliki beberapa orang yang menjadi bawahan kita. Berikut akan dipaparkan perbedaan antara seorang pemimpin dengan seorang boss, yang mungkin bisa menjadi referensi kita untuk melihat apakah selama ini kita sudah besikap sebagai PEMIMPIN atau BOSS.

 

PEMIMPIN

No.

BOSS

PEMIMPIN

1.

Bos mengendalikan anak buahnya Pemimpin menginspirasikan anak buahnya

2.

Boss menimbulkan ketakutan Pemimpin memancarkan kasih sayang

3.

Boss berkata “saya” Pemimpin berkata “kita”

4.

Boss tergantung kekuasaan Pemimpin tergantung kebijakan

5.

Boss melihat hal yang terjadi Pemimpin melihat bagaimana hal itu terjadi

6.

Boss tergantung pengakuan Pemimpin menimbulkan rasa segan (Respect)

7.

Boss melihat siapa yang bersalah Pemimpin melihat apa yang salah

 

Tampaknya dapat kita lihat perbedaan yang jelas antara keduanya. Kalau boleh memilih aku ingin menjadi seorang pemimpin, bukan seorang boss, dan ternyata memang ini adalah pilihan buat kita, bukan paksaan atau ketetapan. Jadi tentukanlah pilihanmu!