Oleh: gesafalugongesa | 19 Desember 2009

Ini Mimpiku, jadi jangan Rese deh…

Ini Mimpiku, jadi jangan Rese deh…

Bismillahirrahmanirrahiim…

Malam ini aku ingin bermimpi atau lebih tepatnya menuangkan mimpi2ku, hanya ingin berbagi, siapa tau menginspirasi. Karena ini namanya mimpi jadi jangan rese yah, pake teriak2 “ah ga mungkin… Ketinggian banget sih mimpi lu…Lu klo mimpi yang realistis dikit nape… gimana caranya coba….dan sebagainya”. Duduk yang manis dan baca ajah tulisan ini nanti bakal tau kok, hehe…

Mimpi-mimpiku tahun ini:

  1. Menjadi Sekjend Eksternal KM ITB
  2. Bulan Februari Punya 2 bisnis UKM
  3. Bulan Maret punya Pabrik Keramik di bandung
  4. Bulan April beli motor Tiger terbaru
  5. Bulan Juli, minimal pendapatan bersih 20 juta/bulan
  6. Bulan Agustus mendapatkan PPSDMS Awards, “wirausahawan Muda Nasional”
  7. Bulan Juli juga beli rumah yah yang 800juta an lah
  8. Idul Adha mau Qurban Sapi
  9. Bulan Desember, mulai proses untuk Ber rumah Tangga

Karena namanya mimpi jadi aku belum tau gimana cara buat ngedapetinnya, hehehe… cos klo udah tau caranya mah itu namanya bukan sedang bermimpi tapi sedang berencana. Emang beda bos?? Ya beda lah, jelass…Berencana  adalah menginginkan sesuatu yang sesuai dengan kapasitas kita.. sedangkan bermimpi adalah menginginkan sesuatu yang jelas-jelas diluar kapasitas kita.. karena itu kita ga usah dah pake ngebatasin mimpi kita, mimpi ajah setinggi2nya, ga usah mikir. Bisa apa enggak. Jalan aja dulu… urusan kesampean mah nanti pasti ada ajah… karena ternyata bermimpi tuh punya banyak manfaat, contohnya:

  1. Bermimpi membuat bisa membuat kita dekat dengan Tuhan. karena apa? karena yang kita inginkan diluar kapasitas Kita! sehingga Kita butuh Bantuan yang Maha Kuat, yang Maha Besar, yang Maha Memberi, yang Maha Memiliki.. untuk membantu merealisasikan mimpi Kita. akhirnya.. Kita pun mesra dengan-Nya
  2. Bermimpi membuat kita Berjuang untuk meningkatkan kapasitas diri Kita. karena Kita sadar, dengan kapasitas HARI INI, Kita tidak akan bisa meraih mimpi kita.
  3. Bermimpi mengajarkan Kita tentang keajaiban dan kuasa Tuhan.. karena hampir semua mimpi posistif yang dilakukan dengan benar.. TERKABUL! dan akhirnya Kita menyadari bahwa Tuhan memang Maha Mengkabulkan Mimpi!
  4. Bermimpi akan menghancurkan kotak pengkerdilan jiwa Kita. dengan bermimpi, kita bisa menginginkan apapun diluar kapasitas kita.. dan tidak ada yang mebatas-batasi.. Akhirnya.. kita mampu memvisualisasikan apa yang orang lain tidak sanggup memvisualisasikan!

    Jadi, Marilah kita Bermimpi… Coba deh habis baca ini pikir sebentar dan Tanya sama kita, mimpi2 kita apa aja yah?? Boleh di share klo mau… Berangkat… Next: “Kekayaan adalah ILUSI”

Terima Kasih

-Terinspirasi dari ajaran Guru Bisnisku-

Oleh: gesafalugongesa | 19 Desember 2009

Pengusaha adalah Jalan Hidupku

Pengusaha adalah Jalan Hidupku

Bismilllahirrahmanirrahiim…

Di dunia ini, banyak sekali orang jahat, tetapi lebih banyak lagi orang-orang yang baik. Sebenarnya apa sih yang bisa membuat orang berbuat jahat atau baik, yang bisa menentukan kita dalam bersikap dan berbuat?? Menurut saya semuanya bergantung pada 20 % tingkah laku dan 80% mind set kita, jadi apapun yg kita lakukan lebih dominan dipengaruhi oleh mind set atau pola pikir kita. Pola pikir ini dikembangkan bukan dengan membaca buku atau belajar teori2 saja, tetapi dengan berkumpul, berdiskusi dan membentuk komunitas, karena lingkungan lah yang cenderung mempengaruhi mind set kita. Contohnya, anak punk akan bergaul dengan anak punk, mind setnya “kalo saya mukul orang, maka saya eksis. Kalo saya ngancurin mobil orang maka saya eksis, klo saya berantem dengan gank lain, maka saya eksis” terlepas dari benar dan salah tapi itulah mind set yang telah terbentuk dalam komunitas tersebut. Ada lagi contoh lainnya, Gank motor atau orang yang suka naik motor kebut2an… mereka bergabung dalam sebuah komunitas pencinta motor.. gimana cara mereka naik motor?? Sudah pasti dengan ngebut2an.. karena mind set yang telah terbangun dipikiran mereka adalah klo naik motor pelan maka CUPU, klo naik motor ngebut2an maka KEREN. Bahaya ga?? Salah gak?? Gak peduli, yang pasti menurut mereka itu benar, inilah yg dinamakan mind set. Dan mind set dibentuk oleh lingkungan, tidak hanya dengan membcca buku dirumah atau belajar dikuliah.

Begitu pula ketika kita ingin menjadi pengusaha. Maka kita harus memiliki mind set seorang pengusaha sejati, gak boleh setengah2. Cara gampangnya, gabung dengan komunitas2 pengusaha, atau dekati teman2 kita yg memiliki jiwa pengusaha. Oleh Karena itu, modal awalnya adalah NEKAT. Kalo mau jadi pengusaha gak boleh setengah2, ngebangun mind setnya juga ga setengah2. Ibarat kita melaksanakan taubat juga ga setengah2, dari kejahatan menuju kebaikan. Maka kita harus membenci terhadapa kejahatannya dan kita juga harus mencintai kebaikan. Agar tranformasi kita menjadi optimal alangkah baiknya kita TOTALITAS. Berpindah dari seorang yang jahat menjadi seorang yang baik. Begitu pula menjadi pengusaha. Pengusaha adalah lawan dari karyawan atau pekerja. Jadi ketika kita berniat untuk menjadi pengusaha maka kita harus berpindah dari mental2 KARYAWAN menjadi Mental2 BOS. Kita harus membenci menjadi Karyawan (dengan segala ketidak enakannya) dan harus menyukai menjadi Pengusaha (dengan segala kelebihannya) agar transformasi kita efektif. Caaranya adalah mari kita sama2 teriakkan kata2 berikut:

“Menjadi Karyawan itu SUSAH, menjadi Pengusaha itu MUDAH”

Benarkah semudah itu?? Mari kita bahas satu persatu. Menjadi karyawan tuh susah bgt, hari ini niat besok belum tentu  bisa langsung jadi.  kita harus menjalani proses pelamaran. Membuat CV, ikut wawancara, tes medis, tes ini, tes itu. Apakah pasti diterima?? Belum tentu… mungkin baru setalah 5 kali gagal mengikuti proses lamaran kita baru diterima kerja. Makin tinggi gaji yg diharapkan, makin banyak pula saingannya, apalagi PNS, mungkin 40 kursi diperebutkan oleh 4000 orang, begitu susah dan berat persaingannya. “gak kok, saya gampang kok dapat kerjanya”, eits nanti dulu… kerja dimana dulu nih?? Gajinya berapa?? Percuma dapat kerja klo Cuma gaji 1-2 juta/bulan, padahal kita kerja dari jam 8 sampai jam 17. Dari hari senin sampai jum’at. Sayang banget.Selain itu menurut saya, menjadi Karyawan tuh sama aja kita Merusak diri kita sendiri. Gimana tuh? Potensi kita yg besar ini hanya digunakan utk hal yang kecil dan sedikit. Kita harus patuh terhadap SOP dari perusahaan. Klo kita di bagian marketing yah marketing aja pekerjaan kita, di produksi yah produksi ajah, di analisis data yah dianalisis data, kita gak boleh mengerjakan pekerjaan diluar tugas kita. Harus Fokus atau bahkan sangat focus. Bayangkan jika selama 15 tahun kita seperti itu, mengerjakan pekerjaan yang sama selama bertahun-tahun, dibagaian administrasikah, di produksikah atau lainnya. Jadi teringat tentang seorang bapak, seorang karyawan PT.DI yang dipecat, beliau berumur 54 tahun dan sudah bekerja di PT.DI selama 15 tahun, kerjanya Cuma menganalisis data, setiap hari dari pagi sampai sore, dari senin sampai jum’at. Akhirnya setelah di pecat beliau tidak bisa apa2, karena selama beberapa tahun itu kerjanya hanya menganalisis data, sungguh suatu pengkerdilan terhadap potensi yang kita miliki.

Menjadi karyawan juga pasti takut dengan satu kata, yaitu “PEMECATAN”. Jelas. Karyawan mana yang gak takut dipecat, meski dia seorang general manager sekalipun. Berbeda dengan pengusaha, dia selamanya tak akan pernah bisa dipecat. Yang memecatnya adalah dirinya sendiri. Bangkrut,, kehilangan, kerugian dan segala macemnya itu bukanalah sebuah pemecatan dia menjadi seorang pengusaha. Pengusaha hanya bisa dipecat ketika dia ditarik nyawanya atau ketika ia menyerah dan memutuskan untuk menjadi karyawan atau pekerja, itulah waktu pemecatannya. Tapi semua ini atas ijin kita. Jadi kita sendirilah yang menentukan. Kita juga dapat mulai kapan saja menjadi pengusaha tanpa harus melamar atau membuat CV. Hari ini pun kita bisa menjadi pengusaha. Yang jelas membedakan antara karyawan dan pengusaha adalah waktu yang dimiliki. Karyawan memiliki waktu yang sedikit dan terikat. Masuk jam 8 pulang jam 17. Berangkat dari rumah jam 6 pagi dan sampai rumah jam 8 malem begitulah setiap hari senin sampai jum’at. Mau ngapa2in susah,waktu untuk keluargapun sedikit. Berbeda dengan pengusaha, pengusaha bukanlah memiliki waktu yang bebas atau free…tetapi pengusaha memiliki hak atau wewenang untuk menentukan jadwalnya sendiri, bukan dalam hal untuk bermalas2an, tetapi untuk menentukan apa yang harus diprioritaskan. Mengantar istri berbelanjakah, atau kedokterkah, mengantar anak kesekolah kah, bebas mengaturnya, tanpa terikat. Dan yang paling penting tanpa ada yang memarahi. Bayangkan, siapa coba yang mau marah, usaha2 kita, bisnis2 kita. Ya kan? Tetapi yang paling penting ketika menjadi pengusaha adalah kita bisa belajar banyak hal, tanpa menghambat potensi kita yg begitu besar. Kita bisa belajar menjadi orang SDM ketika mencari karyawan, belajar menjadi marketing dg menjual produk kita, belajar menjadi keuangan, belajar menjadi operator dan lan-lain. Kita bisa belajar itu semua secara bertahap.

Berbicara dalam konteks beragama, Ajaran Islam sangat mendorong entrepreneurship bagi umatnya, karena itu bagi seorang muslim, jiwa kewirausahaan tersebut, seharusnya sudah menjadi bagian dari hidupnya. Islam mengajarkan kepada pemeluknya agar bekerja dan beramal, “Bekerjalah kamu, maka Allah, Rasulnya dan orang beriman, akan melihat pekerjaanmu” (QS.9:105). Dalam ayat lain Allah berfirman, “Apabila kamu telah melaksanakan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah rezeki Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung (QS 62:10). Tidak terhitung pula banyaknya hadits Nabi yang mendorong pengembangan semangat entrepreneurship. “Perhatikanlah olehmu sekalian perdagangan, sesungguhnya perdagangan itu ada 9 dari 10 pintu rezeki” (HR Ahmad). ”Sesungguhnya sebaik-baik mata pencaharian adalah seorang pedagang (entrepreneur)”. (H.R.Baihaqy). Seolah-olah ada suatu hikmah yang tersembunyi dibalik perintah2 ini. Klo boleh menyimpulkan, perbedaan antara karyawan dengan pengusaha dalam konteks beragama adalah Menjadi karyawan Susah untuk sholeh(berbuat kebaikan) dan gampang menjadi SYIRIK, sedangkan pengusaha Bakat untuk menjadi Soleh dan mudah untuk member kebermanfaatan untuk ummat. Mau tau?? Dalam tulisan berikutnya insya Allah akan saya bahas. Terima Kasih.

“Bagi saya, SALAH itu gak pa pa, asal niatnya baik dan benar, klo kita ga tau salah, maka berdoalah agar Tuhan yang membenarkannya”

Road To Juli 2010 (Penghasilan bersih 20 juta/bulan)

Oleh: gesafalugongesa | 8 Desember 2009

Dua Kecelakaan…

Kangeeeen…. Mau pulang…. Serasa mau nangis, hari ini aku mendapat kabar bahwa orang tuaku kecelakaan motor kemarin malam… motornya sampai hancur dan orang tuaku terpaksa dilarikan kerumah sakit. Pelipis matanya cukup parah bahkan sampai dijahit… Sediiiihh… mau pulaaang… Ya Allah, dengan segala kerendahan hati hamba memohon kesembuhan bagi mereka ya Allah… permudahlah…  Permudahlah… hiks…hiks…  ada hal yg menarik dalam kejadian ini, karena kemarin malam pun aku mengalami kecelakaan motor, yah ga parah2 bgt sih, jatuh naek motor diturunan bukit gtuh mentok tembok tanah, bahkan celana sampai robek2… gelap… dingin…. Tepat dengan yg dialami oleh ortuku, tapi mungkin lebih parah beliau… karena beliau ditabrak… huaaaaaa…. Ya Allah… Bahagiakanlah keluargaku… Bahagiakanlah ya Allah… pliss… Ringankan aku untuk menyelesaikan ini semua… Bantu hamba

-Sepi sekali-

Oleh: gesafalugongesa | 28 Oktober 2009

DIJUAL MURAH!! Mesin Pembuat Ice Cream

Mesin pembuat ice cream ini sangat cocok untuk usaha penjualan ice cone, dengan hasil bisa seperti ice cone Mc-D yang sangat memuaskan, dilengkapi dengan 3 kran untuk 2 rasa yang berbeda dan 1 rasa campuran.

Adonan Ice cream yang dimasukkan dalam mesin ini diproses hanya dalam waktu 20 menit saja, siap disajikan/dijual. Untuk proses selanjutnya kita hanya tinggal memasukkan adonan saja tidak perlu menunggu lagi.

Karena berbagai macam pertimbangan (Butuh uang, hehe..), akhirnya saya menjual Mesin Soft Ice Cream ini dengan harga Rp 17.000.000,-. Harga pasaran saat ini untuk mesin itu seharga Rp 24.500.000. Mesin = Mesin Pelangi 3 kran standing. PM : 08996022058   gesafalugongesa@yahoo.com

Mesin Soft Ice Cream

Contoh mesinnya bisa dilihat diatas…klo mau bandingin harga, silahkan search di google..

saya beli mesin ini sekitar bulan maret,jadi masih ada garansi 6 bulan…dan baru dipake operasi sekitar 1-2 bulan

Oleh: gesafalugongesa | 7 September 2009

Udah tingkat 4, tapi masih bingung

Bismillahirrahmanirrahiim…

wah udah tingkat 4 neh, masih belum nentuin arah masa depan yang pasti…banyak sih plan yg udah dibikin, tapi entah knapa jadi ragu untuk memutuskan,,,emang yah ternyata membuat keputusan itu susah, apalagi yang bener2 menyangkut masalah masa depan kita. banyak dah pertanyaan yang masih kepikiran di otak, coba di list deh:

1. mau lulus kapan yah? oktober 2010 atau april 2011??

2. mau langsung lulus atau mau aktif di KM ITB??

3. kalo udah lulus mau langsung nekunin bisnis atau mau jadi karyawan?

4. klo bisnis, mau bisnis apa?

5. klo kerja,, mau kerja dimana??

6. mau nyoba S-2 ga keluar negeri??atau ngambil sertifikassi welding enginer?

7. kapan nikah? sama siapa yah?hehehe…(ada yang mau gituh)

pusing dah, padahal cuma jawab 7 pertanyaan..yah jauh lebih sedikit daripada soal2 SPMB mah…tapi bobotnya emang beda dah…adakah seseorang yang bisa membatu menjawabnya??

ayo…ayo…cepetan ditentukan, sebelum orang lain yg akan menentukannya…

hiks…hiks…padahal temen2 di jurusan udah pada nyiapin TA, udah pada ketemu dosen pembimbing, malah udah ada yg dapet judul…gw mah milih dosen pembimbing aja bingung, apalagi nyari judul..

Ya Allah…bantulah hambamu ini…semoga semuanya akan indah pada waktunya. Amin

Oleh: gesafalugongesa | 5 September 2009

Aku Bertahan

Sedih…
Ku tahu kini perasaanmu…
kepadaku..

Sedih..
Saat engkau tak yakin kepadaku..
akan cintaku..

Jalan Berliku takkan membuatku..
Menyerah akan cinta kita..

Tatap mataku dan kau akan tahu..
semuanya yang kurasakan..

Aku bertahan karna ku yakin cintaku kepadamu..
sesering kau coba tuk mematikan hatiku..
takkan terjadi karna ku tahu kau hanya untukku..

aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku
sekeras kau coba tuk membunuh cintaku..
dan aku tahu kau hanya untukku…

Tatap mataku dan kau akan tahu…
Semuanya yang kurasakan….

Aku bertahan karna ku yakin cintaku kepadamu..
sesering kau coba tuk mematikan hatiku..
takkan terjadi karna ku tahu kau hanya untukku..

Aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku
sekeras kau coba tuk membunuh cintaku..
dan aku tahu kau hanya untukku…

Aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku
sekeras kau coba tuk membunuh cintaku..
dan aku tahu kau hanya untukku…

hem…aneh…tanpa sengaja ngedenger lagu ini, eh langsung suka gtu padhal baru 2 kali dengerlah… kayanya karena pas bgt dengan yg gw rasain sekarang… AKU BERTAHAN…thx buat Rio Febrian atas lagunya…gw suka…

Oleh: gesafalugongesa | 1 Mei 2009

Berbahagialah Atas Segala yang Menjadi Rizkimu

Berbahagialah Atas Segala yang Menjadi Rizkimu

“Banyak orang yang menjalani hidup dengan cukup benar, tetapi tetap miskin karena kurang bersyukur” Wallace Wattles

Suatu ketika seorang hartawan kaya meninggal dunia dengan sebelumnya telah menuliskan terlebih dahulu pembagian harta untuk kedua orang putranya. Istrinya sudah meninggal beberapa tahun sebelumnya.

Sepanjang hidup, si hartawan mengumpulkan hartanya satu per satu sedikit demi sedikit sehingga ia sangat mengenal semua harta miliknya. Oleh karena itu ia dapat membagi semua hartanya menjadi dua dengan nilai kurang lebih sama. Akan tetapi karena jenis-jenis harta itu tidak persis sama yang diterima oleh masing-masing anaknya maka keduanya dengan penuh iri menganggap bahwa anak yang lain mendapatkan warisan lebih banyak dibanding dirinya.

Setelah upacara penguburan yang meriah, kedua putra tersebut segera saling ribut dan bersikeras bahwa orang tuanya telah bertindak tidak adil karena anak yang lain mendapatkan harta warisan yang lebih banyak dari dirinya.

Karena keributan yang tak kunjung selesai dan bahkan makin memuncak, orang-orang sekitar mengusulkan keduanya untuk membawa masalah mereka ke pengadilan. Berharap bisa memenangkan pengadilan karena merasa dirinyalah yang paling benar dimana warisan saudaranya lebih banyak dari yang dimiliki, kedua putra yang seakan melupakan bahwa mereka bersaudara dan datang dari orang tua yang sama, akhirnya sepakat untuk mencari penyelesaian melalui jalur hukum.

Di pengadilan, sang Hakim yang dikenal sangat pandai dalam menangani kasus-kasus yang rumit, dengan sabar dan hati-hati mendengarkan keterangan dari kedua orang putra orang kaya tersebut secara bergantian.

Dengan cerdik, sang Hakim setelah berpikir sejenak kemudian berkata mereka, “Tuliskanlah semua harta kekayaan yang dikatakan oleh orang tuamu telah diwariskan untuk kalian masing-masing. Jangan sampai ada yang ketinggalan karena harta yang ternyata tidak tercantum dalam tulisan tersebut akan menjadi milik umum”. Demikian teliti keduanya dalam melakukan inventarisasi dan menuliskan semuanya dalam daftar masing-masing.

Sang Hakim dengan sabar menunggu sampai keduanya selesai menulis dan kemudian bertanya, “Apakah semuanya sudah lengkap kalian tuliskan ?”. Keduanya mengiyakan.

Hakim tersebut kemudian meminta keduanya untuk saling bertukar daftar dan memeriksa secara teliti daftar dari saudaranya. “Apakah kalian masih merasa bahwa warisan dari saudaramu lebih banyak dari yang kalian terima untuk diri masing-masing ?”. Tanpa ragu keduanya segera menjawab, “Iya Pak Hakim, orang tua saya memang tidak adil. Harta yang diwariskan kepada saudara saya jauh lebih banyak daripada yang kuperoleh. Kami meminta penyelesaian yang seadil-adilnya”. “Baiklah, karena kalian masing-masing menganggap bahwa daftar harta yang dimiliki oleh saudara kalian jauh lebih banyak dari daftar kalian sendiri maka silakan untuk saling menukarkan daftar masing-masing dan harta dalam daftar tersebut sekarang menjadi milik kalian”.

Sungguh suatu penyelesaian masalah yang cerdas dan adil atas permasalahan yang rumit itu. Sang Adik merasa harta Sang Kakak lebih banyak dari dia, sedangkan Sang Kakak merasa hartanya Sang Adiklah yang memiliki harta lebih banyak dari dia. Dengan kata lain, masing-masing dari mereka menginginkan harta saudaranya yang lain. Semua penyelesaian yang bijaksana ketika Sang Hakim memberi saran agar kedua hart mereka di tukar. Pertanyaannya adalah apakah mereka akan merasa puas setelah harta mereka ditukar?

Inilah yang sering terjadi pada kita, kita sering melihat orang lain lebih baik, lebih makmur, lebih kaya, lebih pandai, lebih sukses, lebih menarik dan berbagai “lebih-lebih” lainnya. Kita sering melihat keluar. Merasa iri atas apa yang telah di capai oleh orang lain. Jarang sekali diri ini bersyukur atas segala rizki yang diterima. Padahal, bisa terjadi sebenarnya malah orang lain yang kita pandang “lebih” itu ternyata sebenarnya menganggap dirinya kalah dibandingkan dengan kita. Orang lain sebenarnya juga merasa iri atas segala kelebihan-kelebihan yang ada pada diri kita.

Mulailah kita menerima atas segala rizki yang diberikan oleh Allah untuk kita. Mulailah kita menjadi orang yang bersyukur. Menerima keadaan diri sendiri apa adanya dengan selalu berikhtiar untuk menjadi lebih baik dan lebih lagi. Jadi marilah kita terus bersyukur karena syukur itu adalah jalan yang mutlak untuk mendatangkan lebih banyak kebaikan kedalam hidup kita.

Oleh: gesafalugongesa | 16 April 2009

Mug Murah!!!

Temen-temen kalo mau bikin mug murah disini ajah…cuma Rp 5.000,- per mug ada pring juga

http://istanamug.wordpress.com/

http://suriozakeramik.indonetwork.or.id/profile/surioza-keramik.htm

past murah dah dan berkualitas jelas…hehehe..jadi promosi ginih…

Oleh: gesafalugongesa | 2 April 2009

Kekayaan dan Kesuksesan yang Membuat Bahagia

Kekayaan dan Kesuksesan yang Membuat Bahagia

Benarkah orang kaya itu bahagia??

Benarkah orang yang memiliki kekuasaan itu juga bahagia??

Sepintas mungkin kita sering berpikir dan berangan-angan, betapa enaknya menjdi orang kaya, memiliki banyak harta, rumah besar dan bagus yang ada kolam renangnya, memiliki mobil pribadi yang mewah sehingga ingin kemanapun pergi nyaman dan mudah, memiliki banyak uang sehingga ingin membeli apapun gampang. Benarkah seperti itu?? Mungkin IYA mungkin TIDAK!

Kenyataannya, mengapa banyak orang kaya yang hidupnya menderita?? Kehilangan kebahagiaan disebebkan oleh kekayaannya sendiri. Tidak banyak dari mereka yang kehidupan rumah tangganya hancur. Keluarganya tidak harmonis, istrinya selingkuh, pergaulan anak-anaknya tidak jelas bahkan terjerumus kepada obat-obatan terlarang dan bahkan banyak orang yang “mengincarnya”. Tidak semua. Tetapi fenomena seperti ini cukup banyak. Walaupun memang banyak juga orang kaya yang hidupnya bahagia dan sejahtera. Dicintai keluarga dan masyarakatnya. Mengapa bisa ada perbedaan yang cukup mencolok seperti ini?? Mari kita simak cerita berikut ini.

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah,dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua. Wanita itu berkata:

“Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut.”
Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, “Apakah suamimu sudah pulang?”
Wanita itu menjawab, “Belum, dia sedang keluar.”
“Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suami
mu kembali,” kata pria itu.
Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, “Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini.”
Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.
“Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama,” kata pria itu hampir bersamaan. “Lho, kenapa?” tanya wanita itu karena merasa heran.
Salah seorang pria itu berkata, “Nama dia Kekayaan,” katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, dan “sedangkan yang ini bernama Kesuksesan”, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya. “Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa di antara kami yang boleh masuk ke rumahmu.”

Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. “Ohho… menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan.”
Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “Sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen kebun kita.”
Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta.”

Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. “Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam. Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita.” Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. “Siapa di antara Anda yang bernama Cinta? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini.”
Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho.. ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.
Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan. “Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga?”
Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. “Kalau Anda mengundang si kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar.
Namun, karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemana pun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini.”

Jawabannya adalah CINTA.

Satu kata inilah yang akan menentukan apakah kekayaan yang kita miliki akan menjadi berkah dan kebahagiaan buat kita, atau malah akan menjerumuskan kida kedalam kesengsaraan. Sebelum kita mendapatkan kekayaan dan kesuksesan-kesuksesan pastikan hati kita berisi penuh dengan CINTA.

CINTA ingin memberi

CINTA ingin mengasihi

CINTA saling berbagi

CINTA melihat orang lain bahagia

Dan CINTA menjadi orang yang paling bermanfaat untuk orang lain.

Inilah sebenarnya yang sedang dibutuhkan oleh bangsa kita yang sedang mengalami krisis. Para orang kaya yang penuh cinta, agar jurang antara orang-orang miskin semakin kecil. Para orang kaya yang peduli terhadap para tetangganya yang mengalami kesusahan. Para orang kaya yang sudah tidak lagi mementingkan kepentingan pribadi, mereka lebih mementingkan orang lain. Pada saat inilah kita akan yakin bahwa kekayaan dan kesuksesan yang kita peroleh membawa kebahagiaan untuk kita dan lingkungan kita. Tetapi, apakah definisi atau parameter dari orang kaya??tampaknya hati kita lah yang lebih mengerti.

Gesa Falugon

Mahasiswa Teknik Material ITB

Oleh: gesafalugongesa | 5 Maret 2009

Segala Sesuatu Tidaklah Sesulit yang Kita Lihat

Segala Sesuatu Tidaklah Sesulit yang Kita Lihat

 

“Segala sesuatu tidaklah sesulit yang kita lihat, Segala sesuatu lebih menguntungkan dari pada yang kita duga, Segala sesuatu pasti ada kemungkinan untuk berhasil”-maxwell

Marah dan Kesal. Itulah reaksi logis yang kita ekspresikan ketika kita mendapat musibah. Kadang kita bertanya dalam hati, “apa yang telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua?” atau bahkan kita sampai menyalahkan Tuhan, “kenapa Tuhan tega membiarkan ini semua terjadi pada saya?”

 

Benarkah seperti itu??

Suatu hari ada seorang anak yang sedang mendapat banyak musibah, lalu ia memberitahu ibunya bahwa segala sesuatu yang terjadi pada dirinya tidak berjalan seperti yang ia harapkan. Ia mendapatkan nilai jelek dalam ulangan, dimarahi oleh guru, tidak menang Lomba, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pun pindah sekolah ke luar kota. Ibunya sedang membuat kue ketika anaknya bercerita, lalu ia menawarkan apakah anaknya mau mencicipi kue yang sedang ia buat, dengan senang hati anak itu berkata, “Tentu saja, Mom.”
 
“Nih, cicipi mentega ini,” kata Ibunya menawarkan.

“Hueks,” ujar anaknya.

“Bagaimana dengan telur mentah ?”

“jijik ih, Mom.”

“Mau coba tepung terigu atau baking soda ?”

“Mom, semua itu menjijikkan!!.”

Lalu Ibunya menjawab, “ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak.”

Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dengan rancanganNya, segala sesuatunya kan menjadi sempurna tepat pada waktunya.

“Maka Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, Sesungguhnya bersama kesulitan ada Kemudahan”

Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.

Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan udara setiap hari, sinar matahari setiap pagi, sinar bulan setiap malam. Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada di setiap tempat, dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.

Segala sesuatu tidaklah sesulit yang kita lihat

 

Kalimat diatas mengandung makna yang sama dengan kalimat bijak yang berbunyi, “If u think u can, U can. If u think u can’t, U can’t.” Jadi yang mengawali kesuksesan kita adalah bagaimana cara kita bersikap terhadap suatu masalah. Jika kita menganggap masalah itu sangat berat dan tidak ada penyelesaiannya, maka sampai kapanpun kita tak akan pernah bisa menyelesaikan masalah tersebut. Tetapi sebaliknya, jika kita menganggap masalah itu sebagai sebuah tantangan yang harus kita selesaikan dengan senang hati, maka yakinlah, tanpa terasa berat kita akan dapat menyelesaikan masalah tersebut. Karena sebenarnya masalah utamanya ada dipikiran kita. Optimis atau pesimis. Karena segala sesuatu tidaklah sesulit yang kita lihat.

 

Segala sesuatu pasti ada kemungkinan untuk berhasil

“Pada setiap orang terdapat sedikit perbedaan, namun perbedaan sedikit itu akan menjadi besar, perbedaan yang sedikit itu adalah sikap, sedangkan perbedaan yang besar adalah sikap itu positif ataukah negatif.”itulah yang dikatakan oleh Clement Stone. Sebenarnya kita pun dapat dengan jelas membedakan apakah seseorang termasuk golongan orang yang berpikir positif atau negatif. Segala sesuatu ada kemungkinan untuk berhasil, itulah yang dikatakan oleh para pemenang. Segala sesuatu ada kemungkinan untuk gagal, jelas inilah pikiran dari para pecundang. Begitu tipis perbedaannya, tetapi besar dampaknya. Karena cara kita berpikir akan menentukan bagaimana cara kita melihat dan pada akhirnya akan menentukan cara kita bertindak. Jadi marilah kita belajar untuk selalu berpikir positif.

Tulisan Sebelumnya »

Kategori